ANALISIS AJARAN TRI KERANGKA DASAR AGAMA HINDU DALAM TRADISI NYEPI SEGARA DI DESA SUANA KECAMATAN NUSA PENIDA

Penulis

  • Ni Wayan Anggi Yudiantari UHN SUGRIWA DENPASAR

Kata Kunci:

Tri Kerangka Dasar Agama Hindu, Nyepi Segara, Tradisi Keagamaan

Abstrak

Tradisi Nyepi Segara merupakan salah satu praktik keagamaan masyarakat Hindu di Nusa Penida,tepatnya di Desa Suana sebagai pusat pelaksaan Upacara Ngusaba Agung sebelum dilaksanakan Nyepi Segara. Tradisi ini belum banyak dikaji dari perspektif ajaran Hindu secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ajaran Tattwa,Susila,dan Acara dari implementasi dalam pelaksanaan Nyepi Segara koma, serta Bagaimana ketiga aspek tersebut membentuk pola keberagaman dan perilaku sosial masyarakat penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi tidak langsung (Indirect Observation). Masalah penelitian menunjukkan bahwa ajaran Taqwa tampak melalui keyakinan masyarakat terhadap kesucian laut dan penghormatan kepada Dewa Baruna. Nilai-nilai Susila tercermin pada sikap toleransi, pengendalian diri, serta kepatuhan masyarakat dalam menjaga ketenangan selama pelaksanaan tradisi. Adapun implementasi acara terlihat dari rangkaian upacara dilakukan secara teratur sebagai bentuk Yadnya untuk menjaga keharmonisan dengan alam dan Tuhan. Penelitian ini menimbulkan bahwa Nyepi segala bukan hanya ritual adat, tetapi juga sarana penguatan identitas keagamaan, pembinaan etika sosial, dan upaya pelestarian lingkungan. Temuan ini memberikan gambaran bahwa tradisi lokal dapat menjadi landasan penting dalam membangun kesadaran spiritual dan ekologis masyarakat, serta menjadi ruang refleksi bagi pengembangan kajian-kajian selanjutnya.

Unduhan

Diterbitkan

17-04-2026