MAKNA SIMBOLIK BUNYI OKOKAN DALAM UPACARA ADAT DI TABANAN

Penulis

  • Ida Bagus Gede Surya Permana Uhn Sugriwa

Kata Kunci:

Okokan, simbolisme, upacara adat, Tabanan, budaya Bali

Abstrak

Abstrak

Tradisi Okokan adalah salah satu simbol kebudayaan Tabanan yang mencerminkan keterhubungan harmonis antara masyarakat Bali dengan aspek spiritual mereka. Alat musik kayu yang menghasilkan suara khas ini tidak hanya berfungsi untuk menciptakan bunyi ritmis, tetapi juga bertindak sebagai sarana komunikasi simbolik dalam berbagai upacara adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai lapisan makna yangAda Dalam Suara Okokan dan menganalisis fungsinya dalam strukturritual komunitas adat Tabanan. Denganmenerapkan pendekatan kualitatif-deskriptif, informasi dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan tokoh adat serta pelaku tradisi, dan analisis arsip budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suara Okokan melambangkan simbol perlindungan, pengusir energi negatif, dan penghubung kohesi sosial, serta menyampaikan pesan kosmologis mengenai keteraturan, kesucian, dan interaksi antara manusia, alam, dan kekuatan non-fisik. Perbedaan ritme, tingkat suara, dan cara pembunyian terbukti berfungsi sebagai penanda simbolik dalam tahapan ritual tertentu, yang menegaskan kedudukan Okokan sebagai bahasa budaya yang dinamis. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pemahaman simbolisme alat-alat upacara Bali dan memperkuat pentingnya pelestarian tradisi lokal yang kaya akan nilai spiritual dan sosial.

Kata Kunci: Okokan, simbolisme, upacara adat, Tabanan, budaya Bali.

Unduhan

Diterbitkan

17-04-2026